Rod Pumping vs. Rodless Pumping: Pilih yang Pas Buat Ekstraksi Minyak!

Saiful Miqdar
0

 

kangpetro | Rod Pumping vs. Rodless Pumping: Pilih yang Pas Buat Ekstraksi Minyak!

Yakin, lo pasti sering denger istilah 'pumping' dalam industri minyak, kan? Nah, kali ini gua bakal bahas dua metode pumping yang lagi ngetren: rod pumping dan rodless pumping.

Apa Bedanya?

Jadi, rod pumping tuh gimana sih? Bayangin aja lo punya sumur minyak, trus di dalamnya ada pompa yang naik-turun buat ngambil minyaknya. Nah, itulah rod pumping. Cara kerjanya gimana? Ada tongkat yang nyambungin pompa di bawah sama mekanisme di permukaan. Pompanya bisa gerak naik-turun atau berputar.

Yang pertama adalah rod pumping, yang paling klasik dan paling umum. Pasti lo pernah liat, kan, pompa di sumur minyak yang ada tongkatnya naik-turun kayak orang jalan? Itulah yang disebut walking-beam pumping. Udah lama dipake, tapi sekarang udah ada versi yang lebih canggih dengan stroke yang lebih panjang.

Selain itu, ada juga rod pumping yang pakai pompa dengan prinsip yang beda. Ada yang pakai pompa yang butuh tongkatnya diputar. Pompanya tetep ngisap minyak dengan prinsip positif, tapi bedanya, nggak ada katup di dalamnya.

Terus, yang kedua adalah rodless pumping. Dari namanya aja udah keliatan bedanya, kan? Gak pakai tongkat buat ngoperasinnya. Jadi, gimana cara kerjanya? Biasanya pakai energi lain, kayak listrik atau hidrolik, buat ngambil minyaknya.

Contohnya adalah Electric Submersible Pumping (ESP). Ada motor listrik yang ditempatin di bawah buat nggerakin pompa sentrifugal yang banyak tingkatannya. Tenaga buat motor ini dikasih dari kabel listrik dari permukaan. Cocok banget buat produksi volume minyak yang besar.

Trus, ada juga yang pakai tenaga hidrolik. Jadi, ada pompa yang digerakin sama mesin hidrolik yang ada di bawah tanah. Mesin atau motor ini bakal ngasih gerakan naik-turun buat pompa.

Jet pumping juga termasuk dalam rodless pumping. Bedanya, jet pumping ini nggak punya komponen yang bergerak di dalamnya. Energi dari jet stream yang kenceng ini diubah jadi kerja yang bisa angkat minyak dari dalam sumur.

Jadi, Mana yang Paling Oke Buat Dipilih?

Tergantung, sih. Kalo lo butuh produksi minyak yang besar dengan sumur yang dalam, mungkin rodless pumping kayak ESP atau hydraulic pumping bisa jadi pilihan yang oke. Tapi kalo lo punya sumur yang lebih dangkal atau butuh kontrol yang lebih detail, rod pumping bisa lebih cocok.

Jadi, sekarang lo udah tau bedanya rod pumping sama rodless pumping, kan? Pokoknya, pilih yang sesuai dengan kebutuhan lo aja!


Referensi :

Takacs, G., 2017. Electrical submersible pumps manual: design, operations, and maintenance. Gulf professional publishing.

Posting Komentar

0 Komentar

Salam! Saya sangat menghargai setiap komentar yang Anda berikan. Silakan tinggalkan pertanyaan, tanggapan, atau pandangan Anda di sini. Setiap kontribusi Anda sangat berarti bagi saya dalam memperkaya diskusi dan meningkatkan pengalaman pembaca. Terima kasih atas partisipasi Anda!

Posting Komentar (0)
3/related/default